
TARAKAN – Perwakilan dari tiga sekolah dasar di Kota Tarakan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Satuan Pendidikan dalam Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja. Kegiatan ini diselenggarakan secara tatap muka di SDN 006 Tarakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman regulasi serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pihak sekolah dalam mengelola dana BOS Kinerja. Adapun tiga satuan pendidikan yang menjadi peserta dalam kegiatan ini adalah SDN 012 Tarakan, SDS Indo Tionghoa Tarakan, dan tuan rumah SDN 006 Tarakan.

Hadir sebagai pemateri utama, Ibu Retno Pangastuti, S.Pd.Gr. Dalam pemaparannya, beliau mengupas tuntas strategi penyusunan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS), mekanisme pembelanjaan yang sesuai aturan baku, hingga teknik pelaporan pertanggungjawaban keuangan yang valid dan tepat waktu.
“Dana BOS Kinerja ini merupakan apresiasi sekaligus amanah besar untuk meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu, tata kelolanya harus dilakukan secara cermat, transparan, dan berdampak langsung pada kualitas proses belajar-mengajar di kelas,” ujar Retno di hadapan para peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, Bendahara, dan Tim BOS masing-masing satuan pendidikan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi kelompok dan tanya jawab, terutama saat membedah tantangan implementasi anggaran di lapangan.

Melalui sinergi dan pembekalan ini, diharapkan ketiga sekolah dasar tersebut mampu mengoptimalkan pemanfaatan dana BOS Kinerja demi memajukan rapor pendidikan dan melahirkan inovasi pembelajaran di Kota Tarakan. (Red)





